Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Catatan Harian

Polis Asuransi bagi keluarga, Pentingkah?

    Asuransi? Saya rasa kita semua pasti sudah familiar sekali dengan kata ini. Entah kenapa dalam minggu-minggu ini, saya di hantui untuk menulis pengalaman pribadi saya tentang asuransi keluarga.   Maka berikut saya rangkum pengalaman pribadi saya tentang asuransi. Saya bukan termasuk orang yang mempunyai banyak asuransi, tetapi saya dan keluarga sangat aware akan hal ini. Saya merasa bahwa asuransi merupakan payung dana yang siap membantu jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Atau Bahasa kerennya “Sedia payung sebelum hujan”.   Karena manfaat asuransi tidak bisa langsung kita rasakan, maka sebaiknyalah kita jeli dalam memilih dan memilah produk asuransi. Saya memilih asuransi karena saya tidak pernah tahu tentang masa depan saya. Saya juga menjadikan asuransi sebagai sarana untuk menabung dana pensiun hari tua, karena saya dan suami adalah seorang pekerja swasta. Dimana perusahaan tidak akan menjamin kehidupan kami setelah masa pensiun nanti. ...

Allah SWT Maha “Oke”

Allah SWT Maha “Oke”? Apa tidak salah judulnya? Hehe insha Allah saya tidak salah menuliskan judul. Judul dan tema postingan kali ini saya dapatkan setelah mendengarkan rekaman motivasi dari seorang motivator. Dan jadilah saya ingin berbagi sedikit tentang pemikiran Allah SWT Maha “Oke”, lets check it out =D Posting yang saya tulis kali ini masih berkaitan dengan cara Berfikir Positif yang saya singgung dalam postingan sebelumnya, Berani Bermimpi ( http://www.sandhynotes.blogspot.com/2014/10/berani-bermimpi.html?m=1 ) Percaya atau tidak, menurut saya pribadi apa yang kita dapatkan sekarang adalah cerminan dari semua hal yang pernah kita prasangkakan, baik di masa lalu ataupun di masa depan. Prasangka itu bisa prasangka baik, ataupun prasangka buruk. Maka sebaiknyalah kita untuk selalu berprasangka baik (atau Bahasa kerennya Positif Thinking) terhadap Allah SWT. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda dalam sebuah hadits qudsi, bahwa : عَنْ أَبِى هُرَ...

Dibalik 1 Kesulitan ada 2 Kemudahan

Pernahkah anda merasakan ditimpa kesulitan yang bertubi-tubi? Pernahkah anda merasa bahwa usaha yang anda lakukan menjadi sia-sia karena tidak ada hasil yang menggembirakan? Pernahkan anda merasa menjadi orang paling malang di dunia dan meratapi nasib?   Seringkali kita menyerah dan berputus asa saat ditimpa kesulitan atau cobaan. Tapi percayalah teman-teman bahwa Allah SWT telah berjanji di balik   kesulitan selalu ada kemudahan. Seperti yang tertulis dalam ayat suci Al-Quran dibawah ini : Dalam surat Alam Nasyroh, Allah Ta’ala berfirman, فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا “ Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan .” (QS. Alam Nasyroh: 5) Ayat ini pun diulang setelah itu, إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا “ Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan .” (QS. Alam Nasyroh: 6)   Dari 2 ayat di atas bisa kita simpulkan bahwa di dalam 1 kesulitan akan ada 2 kemudahan. Karena ayat tersebut sampai di ulang 2 kali.   Dan...

Berani Bermimpi

Kita semua pasti sering mendengar pepatah “Gantungkan cita-citamu setinggi langit” atau “Gapailah impianmu sampai ke negeri seberang”. Ngomong-ngomong tentang Impian, apakah anda masih memiliki impian sampai hari ini? Cobalah bertanya pada anak kecil yang ada di sekitar kita tentang apa impian mereka, pasti ada beragam jawaban yang muncul dari mulut kecil mereka. Ada yang bilang ingin jadi dokter, pilot, perawat, tentara, mekanik, direktur, polisi, presiden, menteri, dan lain sebagainya. Bahkan putri saya sendiri, Zeny (6 tahun) kalau di tanya tentang cita-cita pasti akan menjawab dengan lantang bahwa ia ingin menjadi seorang dokter jika sudah besar nanti. Tapi semakin kita menjadi dewasa, maka semakin kita (mungkin) mulai melupakan impian masa kecil kita. Rutinitas dan tuntutan hidup, mulai merubah jalan dan sudut pandang kita tentang sebuah impian. Memang tidak semua orang melupakan impian mereka. Masih ada sebagian dari kita yang masih tetap setia menggenggam ...